Aku Anak Berani; Dari Mana Adik Bayi Lahir?



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh. 

Nggak ada angin nggak ada hujan, Ifa tiba-tiba hari ini pengen banget dibacakan buku karya Watiek Ido yang berjudul Aku Anak Berani. Buku yang juga direkomendasikan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia ini memang sangat bagus. Gambar ilustrasinya menarik untuk anak-anak, dan bahasanya pun mudah dimengerti. 



Meskipun ada juga komentar Ifa yang bikin nyengir, “kok ini ibunya sama anak perempuannya nggak pakai kerudung, bun? Agamanya Kristen ya?” Daripada panjang biasanya aku iyakan saja. Meski one day pasti dia akan tahu bahwa banyak pula yang beragama Islam tapi belum menutup aurat dengan sempurna. 

Buku ini sudah bertengger di rak buku kami cukup lama, sekitar tahun 2015an. Namun benar-benar akrab dibacakan untuk Ifa ketika aku sedang hamil Affan di pertengahan awal 2016. Buku itu terdiri dari beberapa cerita, namun cerita pertama tentang proses hamil dan lahirnya seorang adik saat itu jadi hal yang menarik untuk Ifa. 



Untungnya buku itu menceritakan dengan runtut dan sederhana prosesnya, hingga anak pun bisa cukup menerima. Benar-benar terbantu deh saat harus menjelaskan kenapa bunda bisa hamil, bagaimana caranya adik bisa di perut bunda, nanti adik keluarnya bagaimana. 



Di cerita tersebut juga menggambarkan perbedaan jenis kelamin perempuan dan laki-laki. Qodarullah adik Ifa pun berbeda kelamin, jadi saat adiknya lahir, Ifa tak begitu terkaget-kaget dengan perbedaan yang ada di antara mereka. Awalnya sih pasti dia kepo sekali, kenapa bentuknya begitu, beda denganku. Namun ketika aku kembali membacakan cerita tersebut, Ifa semakin paham setelah melihat perbedaannya secara langsung. Sekarang sih Ifa mulai bisa menegur adiknya kalau belum pakai baju sudah jalan ke mana-mana hehe. “Saru dik, pakai celana dulu lo, aku nggak mau lihat ah. Nggak mau ah main sama adik.” 

Di hari kelima tantangan 10 hari ini, akhirnya aku bisa menyelesaikan juga Inspirasi dari Rumah Cahaya. Mulai hari ini aku kembali membaca Bahagia Berkisah karya Hikmah Yulitasari. Kok kembali? Ya, awalnya ketika buku ini aku terima pertama kali, sudah sempat baca-baca sedikit, tapi belum kelar. Nah, sekarang gegara ada tantangan menstimulasi anak suka membaca, aku jadi tertarik untuk membuka kembali buku ini. 



Buku ini tidak hanya menceritakan tentang tips-tips bercerita kepada anak, namun juga memberikan kita wawasan apa bedanya antara kisah dan dongeng. Bagaimana mendapatkan sumber kisah, dan menceritakan kisah dengan cara-cara yang menyenangkan. Doakan semoga aku bisa menggali ilmu dan makna dari buku ini ya. 

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh. 



#Day5 
#GameLevel5 
#Tantangan10Hari 
#KuliahBunsayIIP 
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst 

Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email