Gerhana Bulan yang Teralihkan



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Masuk di kisah kedua tantangan 10 hari membersamai mbak Ifa menemukan gaya belajarnya. Setelah Rabu  siang dibikin nyengir karena “konyol” oleh mbak Ifa. Malamnya kami jalan-jalan ke Simpang Lima. Maksud hati mau ikut melihat gerhana bulan dengan lebih jelas.

Di Simpang Lima juga ada komunitas HAAS, kalau nggak salah singkatan dari Himpunan Astronomi Amatir Semarang, yang juga menggelar acara meneropong gerhana bulan. Ada dua teropong yang disediakan oleh komunitas yang anggotanya banyak anak mahasiswa. Menurut informasi yang aku dapat, dari dua teropong tersebut hanya satu teropong yang bisa menembus awan. Yang satunya kalau mendung terlalu pekat, bulannya juga nggak bisa kelihatan.


Nah, qodarullah malam itu mendung. Beberapa kali bulannya nampak mau pamer, terus ketutup awan lagi. Jadi gagal deh lihat super moon sekaligus blue moon dan blood moon. Padahal infonya kan kece banget gerhana bulan malam itu. Sempat sih mengabadikan bulannya, tapi tampak kecil banget. Lumayan lah ya buat kenang-kenangan.



Mbak Ifa belum begitu ngeh soal gerhana bulan. Jadi ketika kami ajak gabung dan lihat teropongnya HAAS. Dia nggak begitu respon. Sesekali lihat ke arah bulan sambil protes, “nggak kelihatan kok, bun.”Akhirnya perhatian mbak Ifa malah teralihkan ke mainan-mainan yang dijual di area Simpang Lima. Ada gelembung sabun, mainan yang dilontarkan ke atas dan ada lampunya gitu, mobil-mobilan dan dia asyik lari ke sana ke mari.  Begitu pula Affan. Melihat tempat luas langsung deh asyik lari ke sana ke mari, hihi.

Komunitas HAAS Nungguin Bulan
Dari sini lagi-lagi aku dapatkan ciri gaya belajar kinestetik ada di dalam diri mbak Ifa. Aku jadi ingat dengan materi yang aku dapat, anak yang gaya belajarnya cenderung kinestetik sebaiknya diberikan pendekatan-pendekatan sebagai berikut;



Hmm, bisa dicoba nih beberapa. Sampai jumpa ke kisah pengamatan selanjutnya ya!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

#harikedua
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahBunSayIIP


Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email