Evaluasi dan Review First Family Project



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Tak terasa liburan mbak Ifa pun telah usai, saatnya untuk mengevaluasi Fun Holiday Project dan merencanakan proyek keluarga selanjutnya. Bunda memang berencana untuk selalu membuat family project setiap bulan. Nanti di tiap akhir bulan, kami akan mengevaluasi apa saja yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih harus ditingkatkan di bulan selanjutnya. Doakan kami istiqomah ya.

Di akhir Fun Holiday Project, bunda menghitung jumlah bintang yang dihasilkan oleh mbak Ifa. Ternyata jumlahnya lebih sedikit dari perkiraan mbak Ifa. Ini menjadi catatan buat bunda karena di usianya mbak Ifa yang masih 6 tahun, bunda tentu saja belum bisa banyak menuntut mbak Ifa untuk melakukan beberapa hal atas kesadaran sendiri. Mbak Ifa masih dalam taraf pembiasaan, maka jika ada beberapa poin yang belum terlaksana secara kontinyu, dipastikan karena bunda belum optimal membersamai mbak Ifa.

Di satu sisi banyak pula kok catatan baik yang sudah dibuat mbak Ifa. Salah satunya mbak Ifa mulai rajin sholat di musholla tiap maghrib dan isya. Dulu memang mbak Ifa sudah pernah meminta ijin untuk diperbolehkan sholat bersama teman-temannya di musholla, ayah bunda pun mengijinkan, namun kemudian ayah membawa laporan kalau di musholla mbak Ifa banyak bermain, lari-larian dan tidak sholat. Setelah tiga kali mendapat laporan yang sama, maka sementara waktu mbak Ifa tidak diperbolehkan sholat di musholla sampai bisa betul-betul ikut sholat dan tidak mengganggu pihak-pihak lain.
Nah, mulai liburan yang lalu mbak Ifa sudah membuktikan kalau dia bisa mengikuti sholat jamaah dengan baik. Di rumah pun mbak Ifa mulai praktek sholat dengan benar, meski belum cukup hafal bacaannya.

Satu catatan lain tentang Fun Holiday Project adalah masih banyak rencana kegiatan yang belum tereksekusi. Rencananya ada 14 kegiatan yang akan dilakukan selama 14 hari, namun masih ada 5 atau 4 kegiatan yang belum terlaksana. Maka kegiatan yang gagal dilaksanakan di proyek liburan tersebut dimasukkan ke dalam proyek bulan Januari.



Untuk project bulan Januari ini kami menyebutnya dengan Star Maker Project. Berhubung bunda nggak mau repot nempel-nempel bintang, kami mempersiapkan buku bintang. Bukan hanya untuk mbak Ifa, tapi juga untuk bunda. Buku ini semacam daily checklist. Semakin banyak tugas harian yang dikerjakan dengan baik, maka semakin banyak jumlah bintang yang didapat.

Sisi baik dibuatnya papan dan buku bintang mbak Ifa jadi lebih semangat berbuat hal-hal baik. Setiap kali dia melakukan sesuatu yang tercatat di papan bintang, mbak Ifa pasti mengingatkan bunda untuk segera menempelkan bintang di papan tersebut. Namun hal ini justru menjadi PR untuk bunda agar bisa menginstall software kepada mbak Ifa bahwa berbuat kebaikan tidak boleh hanya karena mengumpulkan bintang sebanyak-banyaknya, namun karena memang sbeuah keharusan.

Catatan bintang hanyalah sarana untuk membuat mbak Ifa dan bunda jauh lebih disiplin dalam proses pembiasaan beberapa adab. Namun yang paling penting adalah membuat mbak Ifa paham bahwa ada catatan yang lebih penting; catatan amal yang ditulis oleh malaikat di samping kanan dan kiri mbak Ifa, yang kelak akan diperhitungkan di yaumul hisab. Yuk, berlomba-lomba dalam kebaikan.

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.



#tantangan_hari_kesebelas
#game_level_3
#kelasbunsayIIP3
#kita_bisa 
#melejitkankecerdasan
#bundasayang
#familyproject


Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email