Aku Nyaman Main Sendiri




Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Dengan kecenderungan adaptasi Ifa yang jauh lebih lama dibandingkan anak-anak lain, Ifa jadi sosok yang santai saja jika harus bermain sendiri. Dia tidak akan bingung meski tidak ada orang yang dia kenal di sekitarnya, ia pun tak mencoba untuk mencari teman baru. Ia akan menikmati permainanya sendiri. Kalaupun nanti ada yang ikut bergabung, ia pun tak masalah. Selama Ifa cocok, ia akan asyik bersama. Namun jika dalam prosesnya Ifa merasa tidak cocok, ia akan berangsur memilih mainan sendiri.

Hal ini cukup membantu ketika tahun ini kami pindahkan Ifa ke sekolah baru. Meski awalnya dia ragu-ragu, namun saat trial class dilangsungkan aku justru diusirnya, “kenapa bunda nggak pergi-pergi, katanya nggak nungguin di sini?” Dan aku lihat Ifa pun nyaman-nyaman saja bersama teman-teman dan guru-guru barunya.

Saat aku menjemputnya sepulang trial class dia sangat antusias bercerita kalau sekolah barunya menyenangkan. Dia juga punya teman dan guru baru yang baik. Meski saat aku tanya siapa nama teman dan gurunya, ia langsung tertawa dan bilang… “lupaa…”

Di rumah pun begitu, saat tidak ada teman yang diajak bermain, ia akan asyik bermain sendiri di depan rumah. Entah itu main pasir, main boneka atau baca buku. Terkadang ia juga mengajak adiknya main ci luk bad an mengajakku bermain petak umpet. Aku jadi ingat sejak dia balita pun, ia selalu punya cara untuk menikmati waktunya sendiri. Dia juga bisa menggunakan barang-barang di sekitarnya sebagai sarana main. Kadang malah mainan yang kami belikan tidak disentuhnya, dia justru main karet gelang, plastik dan kardus.

Seperti anak-anak milenial pada umumnya, ia pun tertarik menonton youtube atau film-film kartun. Tapi dia tidak akan bertahan lebih dari 15 menit. Ia pun tidak pernah menonton film hingga selesai. Ia akan mengganti film berulangkali hingga kemudian memilih ke luar rumah untuk bermain apa saja.

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang



Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email