Menakar Bumbu dalam Masakan



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Game kali ini memang benar-benar menantang untukku, mengajarkan sesuatu hal yang aku sendiri merasa tidak menguasainya sama sekali. Yang aku tahu matematika itu ya cuma soal menambah, menghitung, mengalikan dan membagi, wkwk. Namun inilah seninya mengikuti kelas Bunda Sayang, menantang dan meningkatkan kualitas diri.




Di hari kedua, aku tidak melakukan hal yang spesial juga. Seperti biasa melibatkan anak-anak saat proses memasak. Banyak hal yang bisa digali dalam proses memasak ini. Affan yang asyik bermain beras, tidak hanya sedang melatih motoriknya. Dia juga belajar merasakan tekstur beras. Affan juga asyik mengambil beras dari tempat penyimpanan diletakkannya ke sebuah mangkuk yang diambilnya sendiri. Setelah itu dijumputnya satu per satu dan dimasukkan ke wadah lainnya. Begitu seterusnya. Main sederhana seperti ini saja bisa membuat Affan betah bermenit-menit lamanya.

Lain Affan, lain mbak Ifa. Dia sudah mulai asyik bertanya mengapa brambangnya harus tiga buah, bawang putihnya dua buah, garam dan gulanya seujung sendok makan dan sebagainya. Di sinilah secara sederhana menjadi awal mula meletakkan pijakan untuk mbak Ifa tentang menakar sesuatu. Untuk rasa masakan yang pas, kita harus bisa menakar bumbu dengan ukuran yang pas. Kalau masakannya terasa masih kurang, kita bisa menambahkan lagi bumbu yang dibutuhkan.

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.



#Day2
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email