Yeay… Back To School!



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Star maker project di bulan Januari diawali sejak hari pertama mbak Ifa sekolah. Liburan selama dua minggu membuat mbak Ifa harus dipompa kembali semangatnya kembali ke sekolah. Mbak Ifa memiliki tipe adaptasi yang cukup lama, bahkan meski sudah kenal dengan teman-temannya, jika lama tak bertemu dia membutuhkan waktu beberapa saat untuk kembali bisa akrab.

Saat hari pertama masuk sekolah, Alhamdulillah mbak Ifa berangkat cukup awal jadi dia punya waktu untuk say hello dengan teman-temannya.  Satu hal yang menjadi catatan baik, bunda melihat mbak Ifa langsung mau bertegur sapa dengan teman-temannya. Bersyukur sekali mbak Ifa masih mengingat semua nama teman-temannya. Ini sebuah pencapaian keren buat bunda. Soalnya mbak Ifa dan bunda sama-sama problem yang sama; susah menghafal nama teman, hihi. Meski sudah sekelas dengan teman-temannya sejak TK A, namun mbak Ifa baru hafal nama teman-temannya semester lalu lo.

Tidak banyak masalah di hari pertama mbak Ifa sekolah. Yang menjadi perhatian khusus untuk ayah bunda dan gurunya mbak Ifa adalah mengawasi dan mengingatkan mbak Ifa untuk tidak tengkurap selama di kelas. Memang sekolah mbak Ifa belajarnya lesehan, jadi kadang kalau sedang mewarnai murid-murid memilih posisi tengkurap.



Sedangkan di rumah, ayah dan bunda membiasakan untuk tidak tengkurap karena itu salah satu perbuatan yang disukai setan. Selain nafas bisa sesak, untuk melakukan aktivitas seperti menulis, membaca dan menggambar tentu saja lebih baik dalam posisi duduk karena baik untuk postur tubuh dan kesehatan mata.

Selain masalah tengkurap, yang menjadi perhatian ayah bunda dan bu guru yaitu sifat moody-nya mbak Ifa. Lagi-lagi ini nurun dari bundanya deh. Jadi ada kalanya ketika mbak Ifa nggak mood, mbak Ifa akan menolak untuk melakukan aktivitas yang diminta oleh bu guru, entah itu bermain peran, wudhu ataupun sholat.  Sementara tipe mbak Ifa nggak bisa dipaksa dengan keras, kalau dipaksa malah akan marah dan nangis. Hal ini tentu saja bisa memengaruhi teman-teman yang lain. Kalau diijinkan bu guru boleh tidak melakukan hal tersebut, nanti teman-temannya bisa iri atau malah ikut-ikutan.

Jauh-jauh hari sebelum masuk sekolah, bunda sudah sounding ke mbak Ifa, mengingatkan lagi bahwa bu guru adalah ibunya mbak Ifa di sekolah. Itu artinya mbak Ifa harus patuh dan mendengarkan kata-kata bu guru, jika memang yang diminta bu guru adalah hal yang baik, lakukan. Alhamdulillah sejak hari pertama hingga hari ini, perkembangan mbak Ifa cukup baik. Mbak Ifa mau melakuan semua aktivitas di kelas dengan semangat. Doakan agar mbak Ifa tetap semangat belajar ya.

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

#tantangan_hari_keduabelas
#game_level_3
#kelasbunsayIIP3
#kita_bisa 
#melejitkankecerdasan
#bundasayang
#familyproject


Marita Ningtyas
A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email